//
you're reading...
bit by bit

answered prayers

Cara Tuhan menjawab doa itu selalu unik. Well, aku tidak akan berbicara tentang opsi jawaban atas doa, yaitu ya, tidak, ataupun tunggu tapi sekali lagi ini tentang keunikan Tuhan menjawab doa. Dulu sekali aku pernah berdoa supaya aku jadi steward [sengaja ngga kubuat stewardess, just read it to the end ^_^]. Kan kesannya cantik, cas cis cus Inggrisnya, bepergian kesana kemari, uangnya banyak, dsb. Pramugari gitu loh..! Faktanya, tinggi tubuhku tidak memungkinkan aku jadi pramugari. Faktanya lagi aku beneran bisa jadi steward! Bukan hanya sekali tapi beberapa kali. Yes, I was selected as steward for three different church conferences ^_^ Ternyata kata steward mempunyai beberapa arti. Selain pramugari, kata itu juga merujuk pada orang yang membantu jalannya suatu konferensi agar lancar. Salah satu tugas steward misalnya mendistribusikan bundelan materi ke para peserta konferensi. Hal yang sederhana sih. Tapi di konferensi tingkat internasional, tugas steward bertambah berat. Itu berarti seorang steward harus cakap berbahasa Inggris bukan hanya sekedar berkomunikasi tapi juga untuk menterjemahkan bolak balik. Itupun tidak seberapa, ada kalanya harus menjadi MC [master of ceremony], tukang foto kopi, tempat omelan, dll. Kurasa lebih berat dari tugas steward di pesawat! But still, it’s one of my amazing answered prayers.

Terkadang, Tuhan menjawab doa pada saat yang unik. Di tahun-tahun awal aku melayani sebagai koordinator musik, aku berdoa semoga choir digerejaku mendapat tambahan suara laki-laki. Bukannya doa terjawab tapi anggota yang cowok malah menghilang semua. Tahun berganti tahun, akhirnya datang juga seorang laki-laki yang menghiasi choir kami. He might not has a beautiful voice but I certainly admire his loyalty and his big heart to be a pioneer. No easy thing, I tell you. Still he made it! Kehadirannya lambat laun mampu mengundang kehadiran para laki-laki. Meskipun, mereka tidak bisa diharapkan 100% alias bolong-bolong. Hebatnya lagi, pada saat yang hampir bersamaan kami mempunyai pianis baru yang akhirnya menjadi pianis reguler dan voila dia mempunyai suara yang menghanyutkan jiwa dan raga. Cool! Another man came afterward. Beliau tidak akan pernah bisa menjadi anggota reguler, tapi yang pasti suaranya bagus dan bisa baca partitur!! Then, another one came. Lagi-lagi suara yang bagus dan bisa baca partitur!! Thanks Lord…finally…after such a long waiting…prayer after prayer! Until one day, I found a score which has the lowest base part. O God, I pray to have a true base voice. In your name, I pray ^_^ Manusia memang tidak pernah puas. Tapi, partitur lagu natal tersebut sangat bagus. Pada akhirnya kami tidak menyanyikannya karena tidak ada sumber dayanya. Bulan berganti bulan, datanglah a guy who has a true base voice. Saking rendah suaranya, sekarang aku harus berpikir dan bekerja ekstra keras agar dia tidak terlupakan saat menyanyi bersama. There’s always consequence for every request granted! lol. For sure, I give HIM all the credits!!!

That’s the uniqueness of my answered prayers…actually everyone’s prayers. As for me, I’m looking forward for the next ones. What about you?

About CAR

google me, analyze me, share with me

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: