//
you're reading...
bit by bit

amazing GRACE [part 2]

Meskipun aku memberi judul yang sama, kali ini aku tidak membahas tentang lagu. Ini tentang aktivitasku pas jam makan siang: ngetem di Times, kecuali Selasa. Selasa absen karena temenku datang, jadi makan siang bersama. Aku biasanya ngetem antara 1 sampe 1,5 jam. Dengan kata lain, dalam sehari aku bisa menghabiskan berlembar-lembar practical jokes, Garfield, Peanuts, Calvin & the Hobbes, atau Asterix satu judul. Untuk komik semacam Baby Blues yang setebal kamus kuselesaikan dalam beberapa hari kunjungan. I love being in humorous section. Rasanya tidak ada tempat terbaik untuk menghabiskan jam makan siang selain ditempat ini. Kebosanan dengan tetek bengek kerjaan kantor langsung hilang begitu mendaratkan kaki disini. Bagaimana nggak stres-hilang-hati-senang, orang tiap siang ketawa-ketiwi ngeliatin ulah si Garfield dan Snoopy.

Tapi, bener juga fakta yang mengatakan betapa cepatnya kebosanan itu melanda manusia. Although I’m having fun with all those comics, I feel this boredom as well. Lalu, kukitarilah bagian-bagian yang lain. Mulai dari bagian desain, fotografi, anak-anak, dsb. Seringkali, aku hanya ngeliatin gambar-gambarnya saja sampai puas….sampai bosan (lagi). Then one day I dropped at religion section. My eyes all of sudden caught in the book: the Stripped!! Las Vegas!!! Well, kurang lebih seperti itu judul yang kutangkap pada awalnya. Makanya langsung kuambil buku itu ^_^ Ternyata saudara-saudara buku itu adalah suatu kesaksian pendeta yang memimpin jemaat besar di Las Vegas, sebuah kota yang identik dengan judi dan seks!!! Tapi bukan itu yang dibahas dibuku ini. Malahan penulisnya menggarisbawahi bahwa pada dasarnya Las Vegas adalah GRACE city bukan sin city. Gimana nggak disebut sebagai kota anugerah, terlepas dari berbagai jenis pekerjaan abnormal dan permasalahan para anggota jemaatnya, ada banyak kesaksian indah…bahkan sangat indah yang dituturkan. Dari awal membaca buku itu, rasa haru langsung menyeruak di dada dan selama beberapa hari selanjutnya aku tetap mengharu biru dan sesekali harus menyeka air mata yang tiba-tiba meleleh. Gila cing, dengan cuaca sepanas itu diluar terus orang ngeliat aku dengan mata sembab dan hidung merah….apa kata dunia?!!

Kata anugerah adalah salah satu kata kunci dalam konteks kekristenan. Karena itu, dikenal pula istilah Sola Gratia = hanya karena anugerah. Bukankah hidup kita adalah semata-mata karena anugerah Tuhan. Siapakah manusia dibanding Tuhan? Nggak ada artinya kan sebenarnya. Tapi ya itu, kita dibuat berarti bahkan sebelum kita ada didunia ini. Keren nggak sih. Itulah kenapa tiap kali aku membaca kata anugerah selalu ada desiran didada. Termasuk pada suatu hari ketika aku berangkat kerja naik angkot yang punya stiker gede di kaca belakang: Sola Gratia. Happy mode on! Amazingnya, pulang kerja aku naik angkot yang sama!! Di angkot itulah aku menerima kesaksian hidup si sopir. Ceritanya, karena penumpangnya dikit maka si sopir bermaksud mengoper kami ke angkot lain yang lagi ngetem. Bencilah aku jadinya! Kalau angkot lagi ngetem dimal situ, dijamin lama jalannya, nunggu penuh penumpang! Tapi, sebelum kami diserahkan ke angkot yang lain, si sopir itu menegaskan ke sopir yang dimaksud: “jangan pake ngetem ya?! kasihan penumpangnya.” So sweet nggak sih!! Come on, it’s angkot world gitu loh, dimana para sopir dikenal sebagai barbarian yang ngga punya perasaan alias seenak-enaknya sendiri. Tapi si sopir ini: BEDA!! Apakah dia telah mengimani tulisan distiker kaca belakang mobilnya? I hope so!!! Itulah buah dari sola gratia! I mean, after we’ve been receiving that free and everlasting grace, our life style should be full of grace as well. Dhienggg…! I think I got the point! Aku yang dalam hari-hari itu mempertanyakan kasihNya dan Dia menjawabNya dengan cara yang unik. Untung juga sih dengan cara seperti itu. Coba kalau dia tiba-tiba mengirim kilat tepat ketika aku memegang tiang listrik di tengah lebatnya hujan. Mau jadi apa aku: Cincin gosong?? Wiih…ngeri…!! Makanya gini aja deh: just receive his freely gift: GRACE. Mudah kan? Nggak perlu pake syarat apa-apa alias zero condition! It’s even getting better if you come to Him in your zero condition. Guaranteed!!

About CAR

google me, analyze me, share with me

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: